5 Aktivitas untuk Mencegah Stres dan Kecemasan Berlebih selama Pandemi COVID-19

Sudah lima bulan lamanya sejak virus Corona atau COVID-19 masuk ke Indonesia dan menjadi pandemi global di seluruh dunia. Sampai saat ini, jumlah kasus positif di Indonesia sendiri terus mengalami kenaikan dan belum pernah mengalami penurunan. Per tanggal 28 Agustus 2020, jumlahnya telah mencapai 165.887 kasus positif COVID-19 terakumulasi. Belum ada vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah penularan virus Corona. Pemerintah perlahan mulai membuka kembali aktivitas masyarakat yang sebelumnya dihentikan sementara. Adaptasi Kebiasaan Baru menjadi awal mula masyarakat memasuki new normal. Dengan menerapkan berbagai macam protokol kesehatan yang ketat, perlahan kondisi sosial dan ekonomi kembali berjalan untuk memulihkan keadaan.

Namun, meskipun masyarakat sudah masuk ke era new normal, banyak hal yang telah berdampak bagi masyarakat selain kondisi sosial dan ekonomi yang melemah. Salah satunya kondisi kesehatan mental. Tidak dapat dipungkiri, manusia yang pada dasarnya merupakan makhluk sosial dalam waktu yang lama belakangan ini dipaksa harus berdiam diri di rumah saja. Pada survei yang dilakukan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), sebanyak 64,3% dari 1.522 orang responden mengalami gangguan kecemasan dan depresi selama pandemi COVID-19. Mayoritas gangguan yang dialami masyarakat selama pandemi adalah perubahan pola tidur, kecemasan atau merasa khawatir berlebih, sulit berkonsentrasi, kurang percaya diri, dan hilangnya minat untuk beraktivitas.

Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (new normal) seperti saat ini, ada gejala stres pascatrauma atau stres yang muncul setelah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Terkadang kita masih takut dengan orang-orang disekitar kita dan selalu merasa curiga akan kondisi kesehatannya, apakah ia membawa virus Corona kepada kita atau tidak. Rasa khawatir tersebut wajar selama dijadikan sebagai bentuk kewaspadaan kita untuk mencegah penyebaran COVID-19. Namun, jangan sampai menjadi sesuatu yang berlebihan dan membuat kamu tidak nyaman ya, Dear…

Berikut beberapa aktivitas yang dapat kamu lakukan untuk mencegah perasaan negatif dan khawatir yang berlebih yang dapat menimbulkan stres selama pandemi COVID-19:

1.      Olahraga dan makan makanan bergizi

Meskipun saat ini lebih banyak waktu di rumah saja, bukan berarti kamu hanya berdiam diri ya. Kamu bisa melakukan aktivitas olahraga ringan seperti jogging, yoga, peregangan, meditasi, dan kegiatan lainnya yang menyenangkan. Kalau bingung masalah gerakan, gampang lho, kamu tinggal mencarinya di Youtube. Banyak sekali gerakan dan jenis workout yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Lalu jangan lupa makanan harus dijaga ya keseimbangannya, jangan kebanyakan makan junk food seperti makanan instan atau dari restoran siap saji ya, karena akan kurang baik bagi kesehatanmu.

2.      Hindari kebiasaan buruk

Biasakan kamu tetap bisa mengatur waktu dengan baik dan tidur tepat waktu. Untuk orang dewasa biasanya minimal 6-8 jam per hari untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Kenapa sih pola tidur penting? Ini juga dapat membuat pikiran kamu bisa beristirahat dengan cukup dan mengurangi gejala stres. Lalu di situasi yang sedang rentan seperti saat ini, lebih baik hindari merokok dan minuman beralkohol.

3.      Melakukan hobi atau kegiatan yang fun

Mood kamu disaat seperti ini sangat penting untuk dijaga. Kamu bisa tetap menjaga pikiran dan mood kamu agar selalu positif dengan melakukan kegiatan seperti menonton film, memasak, berkebun, mendengarkan musik, membaca buku, atau mempelajari hal-hal baru lainnya yang selama ini kamu tidak bisa lakukan karena kesibukan pekerjaan lainnya. Kegiatan baru juga bisa membuat mood kamu naik karena tidak melakukan aktivitas rutin yang cenderung membosankan, lho. Jadi boleh banget dicoba ya, Dear.

4.      Menyaring segala informasi yang diterima

Hati-hati ya Dear, kamu harus bijak dalam menerima berbagai informasi. Apalagi banyak hoax atau berita bohong yang beredar akibat COVID-19 maupun hal lainnya yang dapat menimbulkan kecemasan berlebih. Kamu harus tahu informasi yang kamu terima apakah berasal dari sumber terpercaya atau tidak. Jadi, cukup menerima informasi yang seperlunya saja ya.

5.      Stop memendam! Ungkapkan perasaanmu kepada orang disekitarmu

Terkadang, diri ini sering merasa kesal karena melihat perlakuan dari orang lain yang tidak kita harapkan atau berbagai situasi yang sedang dihadapi. Kalau itu situasi yang menyenangkan, diri ini tentu dapat dengan mudah menerimanya. Namun, sebaliknya jika perasaan sedih atau negatif yang muncul, kebanyakan orang cenderung menahannya sendiri dan menjadi stres. Teman atau keluarga di sekitarmu mungkin bingung dan menjadi tidak tahu apa kondisi kamu sebenarnya. Jadi, cobalah untuk diungkapkan agar perasaan lebih lega.

Nah, jika kamu kesulitan menemukan orang yang bisa dipercaya atau bisa menerima ungkapan perasaanmu, jangan merasa down atau sedih yang berlarut. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya, ingat kebahagiaanmu adalah nomor satu. Jadi tidak perlu khawatir ya Dear… Kamu bisa banget loh curhat dan konseling dengan tim psikolog profesional hanya di Simply! Caranya gampang banget, temukan Official Account Simply hanya di ChatAja~  Klik link dibawah ini ya!

https://web.chataja.co.id/Download

Kamu bisa temukan Simply di instagram juga lho~ @simply.indo

Referensi

https://www.siloamhospitals.com/Contents/News-Events/Advertorial/2020/06/04/01/44/Pentingnya-Menjaga-Kesehatan-Mental-Selama-Pandemi
https://nasional.kompas.com/read/2020/08/28/15083021/update-bertambah-3003-total-ada-165887-kasus-covid-19-di-indonesia?page=all
https://tirto.id/survei-643-dari-1522-orang-cemas-depresi-karena-covid-19-fgPG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares